Ragam bentuk telematika yang di
sajikan merupakan apilkasi yang sudah berkembang di berbagai sektor kehidupan
sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan work
and play dapat menggunakan teknologi telematika sebagai penunjang kinerja semua
usaha di semua sektor kehidupan baik dalam sektor ekonomi, sosial dan budaya. Globalisasi telah menghasilkan
pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang
konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah
berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance
lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Perkembangan Jaringan Komputer
Sebagai Sarana Proses Telematika
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer
mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti
melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep
distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing
System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer
diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke
sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi
komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang
sendiri-sendiri.
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban
pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa
sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed
Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer
mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa
terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses
distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi
komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan,
semua host komputer wajib melayani terminal- terminalnya dalam satu perintah
dari komputer pusat.
Labels:
Pengantar Telematika,
Tugas
Titik Jenuh Menjadi Seorang Biker
Tak terasa sudah lima tahun malang
melintang dalam dunia per"biker"an. Awalnya hanya sekedar rolling
thunder ke puncak bogor sudah luar biasa bangganya. Sebagai anggota klub motor
tiger (HTOG Jakarta 019) selalu tertantang untuk menaklukkan setiap daerah yang
akan dilewati. Alhamdulillah dari ujung Jakarta roda motor tigerku telah
menggilas jalanan seluruh pulau jawa. Hanya madura yang belum kesampaian,
maklum baru nyampe ujung jembatan suramadu saja karena waktu itu tanggal 1
januari harus sudah menapak gunung bromo.
Pulau Bali telah kutaklukkan dan Daratan
Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa juga telah tuntas kucapai. Alhamdulillah
keinginan untuk bisa menaklukkan pulau Sumatra akhirnya dapat kuwujudkan
bersama teman teman HTOG. Pada tanggal 25 Desember 2008 hingga 4 Januari 2009,
kami 6 orang dari Tim HTOG road to 0 km Sabang Pulau Weh berhasil melaksanakan
misi untuk menancapkan prasasti klub kami di dekat prasasti titik nol kilometer
RI di Pulau Weh.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Pentingnya Standarisasi dan Sertifikasi Keahlian TI
Standarisasi di bidang
TI memiliki pengertian sebagai persetujuan terhadap format, prosedur dan
antar muka (interface) yang mengizinkan perancang Hardware,Software,
basis data, dan fasilitas telekomunikasi, untuk membuat produk-produk dan
sistem yang mandiri atau independent satu terhadap lainnya
dengan jaminan bahwa produk-produk tersebut akan saling kompatibel dengan
produk atau sistem lain yang merujuk pada standar yang sama. Standar merupakan
elemen tunggal yang paling penting dalam mencapai integrasi informasi
perusahaan dan sumber daya komunikasi.
Sertifikasi di Bidang
TI adalah cara yang standar dan terukur untuk mengukur kemampuan teknis.
sertifikasi TI menunjukan bahwa para professional Teknologi Informasi tersebut
memiliki pengetahuan dan kompetensi yang dapat di buktikan. Sertifikasi di
bidang TI juga memberikan keunggulan dalam daya saing bagi berusahaan,
khususnya dalam pasar glogal karena kemampuan dan pengetahuan Profesional
Teknologi Informasi dan Telekomunikasi telah di uji dan didokumentasikan.
Manusia Dan Harapan
Harapan
adalah awal dari sebuah alur hidup. Alur tersebut tidak akan pernah selesai
dengan tuntas dan menghasilkan apa yang diharapkan jika tidak ada upaya-upaya
yang jelas untuk mewudujkan harapan tersebut.
Harapan
adalah keinginan seseorang untuk mendapatkan sesuatu.Setiap manusia memiliki
harapan yang merupakan cita-cita di masa yang akan datang.Manusia yang tidak
memiliki harapan berarti manusia itu mati dalam hidup.Harapan harus sesuai
dengan pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuannya. Manusia
harus merasa yakin atas usahanya mewujudkan harapan agar dapat berhasil sesuai
dengan yang di harapkan.
Penyebab
manusia mempunyai harapan adalah dorongan kodrat manusia sebagai makhluk
sosial.Dorongan kodrat adalah sifat,keadaan atau pembawaan alamiah sejak
manusia di ciptakan.Dorongan itulah yang menyebabkan manusia mempunyai
bermacam-macam kebutuhan hidup dan untuk memenuhinya manusia harus bekerjasama
dengan orang lain.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Manusia Dan Keadilan
Keadilan
adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Jika
kita mengakui hak hidup kita, maka sebaliknya kita wajib mempertahankan hak
hidup denganbekerja keras tanpa merugikan orang lai. Halm ini disebabkan olerh
karena orang lain pun mempunyai hak hidup seperti kita. Jika kita pun mengakui
hak hidup orang lain, kita wajib memberikan kesempatan kepada orang lain untuk
mempertahankan hak hidupmereka sendiri.jadi, keadilan pada pokoknya terletak
pada keseimbanganatau keharmonisan antara menuntut hak, dan menjalankan
kewajiban.
Dalam
bukunya M. Munandar sulaiman, menyatakan pengertian keadilan menurut beberapa
teori antara lain :
* Menurut
Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartiaka
sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan
terlalu sedikit.
* Menurut
Plato merupakan proyeksi pada diri manusia sehingga orang yang dikatakan adil
adalah orang yang mengendalika diri dan perasaanya dikendalikan oleh akal
* Menurut
Socrates merupakn proyeksi pada pemerintah karena pemerintah adaklah pimpinan
pokok yang menetukan dinamika masyarakat
Seperti
pancasila yang bermaksud keadilan sosial adalah langkah yang menetukan untuk
melaksanakan Indonesia yang adil dan makmur.
Setiap
manusia berhak untuk mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya sesuai dengan
kebijakannya masing-masing.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Rekayasa Lingkungan Untuk Perkembangan Sosial Anak Tuna Rungu (ATR)
Manusia sebagai makhluk sosial selalu memerlukan
kebersamaan dengan orang lain. Demikian pula anak tunarungu, ia tidak terlepas
dari kebutuhan tersebut. Akan tetapi karena mereka memiliki kelainan dalam segi
fisik, biasanya akan menyebabkan suatu kelainan dalam penyesuaian diri terhadap
lingkungan. Pada umumnya lingkungan melihat mereka sebagai pribadi yang memiliki
kekurangan dan menilainya sebagai seseorang yang kurang berkarya. Dengan
penilaian tersebut, anak tunarungu merasa benar-benar kurang berharga serta
memberikan pengaruh yang benar-benar besar terhadap perkembangan fungsi
sosialnya. Dengan adanya hambatan dalam perkembangan sosial ini mengakibatkan
pula pertambahan minimnya penguasaan bahasa dan kecenderungan menyendiri serta
memiliki sifat egosentris.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Hikmah di Balik Sebuah Musibah
Alkisah,
dahulu kala hiduplah seorang raja yang muda serta mempunyai kekuasaan yang
luas. Ia hidup bersama penasihatnya. Suatu ketika iapun merasa susah, karena ia
bingung apa yang akan dia lakukan. Iapun bercerita kepada penasihatnya. “wahai penasihat
aku bingung dengan diriku ini, aku telah menjadi raja, tapi kenapa aku merasa
hidupku ini tidak enak, aku meras sepi”. Maka dengan senyum dan bijak sang
penasehat menjawab “Wahai raja, lebih baik kau menikah, insyaallah khoir,
insyaallah kau tidak merasa sepi”.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Puisi Cinta, Penderitaan dan Keagungan
CINTA
YANG AGUNG
Adalah
ketika kamu menitikkan air mata
dan
masih peduli terhadapnya..
Adalah
ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya
dengan setia..
Adalah
ketika dia mulai mencintai orang lain
dan
kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut
berbahagia untukmu..
Apabila
cinta tidak berhasil
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Pengaruh dan Dampak Budaya Asing di Indonesia
Nama : Rudyansyah
NPM :
1A111218
Kelas : 4KA29
Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
Pengaruh dan Dampak Budaya Asing di
Indonesia
Menurut
Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara
unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok
sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan
gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor,yakni
antara lain:
- Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
- Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
- Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb
- Faktor Psikologis : Penyakit syaraf, aliran sesat, dsb
Budaya
atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan
bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang
berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan
disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga
sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan
sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Segitiga Bermuda Antara Mitos Dan Realitas
Para ilmuwan sering merasa kesulitan meneliti banyaknya fenomena misterius yang terjadi di dunia ini. Satu dari sekian banyak fenomena aneh yang sangat membingungkan, dan masih menjadi kajian adalah Segitiga Bermuda. Bagaimana hakikat sebenarnya? Apakah fenomena yang terjadi dapat dijelaskan secara rasional?
Sekilas tentang Bermuda.
Kata “Bermuda” berarti bulan ke tujuh dalam tahun
Qibthi. Tetapi seorang ilmuwan Amerika yang berasal dari Puerto Rico mengemukakan
bahwa makna “Bermuda” dalam bahasa-bahasa kuno yang tersebar di wilayah Bermuda
tersebut mengandung arti Pantai Cahaya. Hal itu disebabkan iblis
menempati wilayah itu dan menyatakan bahwa ia adalah Dewa Cahaya dan Dewa
Pencerahan. Luas Pulau Bermuda sekitar 53 kilometer persegi
dengan jumlah penduduknya mencapai 70.000 jiwa. Ibu kotanya adalah sebuah kota
yang disebut Hamilton. Keseluruhan kawasan Bermuda merupakan gugusan pulau yang
berjumlah 347 pulau karang (coral reef islands) dengan beberapa teluk kecil.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Klasifikasi Ilmu
Nama : Rudyansyah
NPM : 1A111218
Kelas : 4KA29
Mata
Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
KLASIFIKASI
ILMU
ILMU
ALAMIAH DASAR
Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan
dalam tiga kelompok besar yaitu :
1. ILMU
ALAM DASAR
Ilmu
alam atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan
pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di
muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji
konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Labels:
Ilmu Budaya Dasar,
Tugas
Kejahatan e commerce dan penegakan hukum di Indonesia
Hak dan kewajiban tidak ada artinya jika tidak dilindungi oleh hukum yang dapat
menindak mereka yang mengingkarinya. Sebuah dokumen untuk dapat diajukan ke
depan pengadilan harus mengikuti tiga aturan utama:
1.
The
rule of authentification;
2.
Hearsay
rule; dan
3.
The
Best Evidence rule.
Pengadilan modern telah dapat mengadaptasi ketiga jenis aturan ini di dalam
sistem E-commerce. Masalah autentifikasi
misalnya telah dapat terpecahkan dengan memasukkan unsur?unsur origin dan
accuracy of storage jika email ingin dijadikan sebagai barang bukti (sistem
email telah diaudit secara teknis untuk membuktikan bahwa hanya orang tertentu
yang dapat memiliki email dengan alamat tertentu, dan tidak ada orang lain yang
dapat mengubah isi email ataupun mengirimkannya selain yang bersangkutan).
Cyber Crime dan Penegakan Hukum Positif di Indonesia
Menjawab tuntutan dan tantangan komunikasi global lewat Internet,
Undang-Undang yang diharapkan (ius konstituendum) adalah perangkat hukum yang
akomodatif terhadap perkembangan serta antisipatif terhadap permasalahan,
termasuk dampak negatif penyalahgunaan Internet dengan berbagai motivasi yang
dapat menimbulkan korban-korban seperti kerugian materi dan non materi. Saat
ini, Indonesia belum memiliki Undang - Undang khusus/ cyber law yang mengatur
mengenai cybercrime Tetapi, terdapat beberapa hukum positif lain yang berlaku
umum dan dapat dikenakan bagi para pelaku cybercrime terutama untuk kasuskasus
yang menggunakan komputer sebagai sarana, antara lain:
Pentingnya Etika Di Bidang TI
PENTINGNYA ETIKA
DI BIDANG TI
Dalam mempelajari Etika dan
Profesionalisme TSI, terlebih dahulu harus mengetahui apa itu etika dan
profesionalisme ?.
Definisi Etika
Secara Etimologi, etika adalah
berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau
adat kebiasaan (custom).
Definisi Etika dari bahasa Latin,
yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan
atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan),
dan menghin-dari hal-hal tindakan yang buruk.
PROPOSAL PENELITIAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Perjalanan hidup seorang anak tidak selamanya berjalan dengan mulus. Beberapa anak dihadapkan pada pilihan yang sulit bahwa individu harus berpisah dari keluarga karena suatu alasan, menjadi yatim, piatu atau yatim-piatu bahkan mungkin menjadi anak terlantar. Kondisi ini menyebabkan adanya ketidak lengkapan di dalam suatu keluarga. Ketidak lengkapan ini pada kenyataanya secara fisik tidak mungkin lagi dapat digantikan tetapi secara psikologis dapat dilakukan dengan diciptakannya situasi kekeluargaan dan hadirnya tokoh-tokoh yang dapat berfungsi sebagai pengganti orang tua .
Labels:
Bahasa Indonesia 2,
Tugas
Pelapisan Sosial Dan Kesamaan Derajat
Kedudukan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan kedudukannya disebut peranan. Peranan menentukan apa yang diperbuatnya bagi masyarakat serta kegiatan-kegiatan apa yang diberikan oleh masyarakat kepadanya.
Terjadinya pelapisan sosial
1. Terjadi dengan sendirinya.
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yagn menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdaarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena sifanya yang tanpa disengaja inilah maka bentuk pelapisan dan dasar dari pada pelaisan ini bervariasi menurut tempat, waktu dan kebudayaan masyarakat dimanapun sistem itu berlaku.
2. Terjadi dengan disengaja
Sistem palapisan ini disusun dengan sengaja ditujuan untuk mengejar tujuan bersama. Didalam pelapisan ini ditentukan secar jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
Pembagian sistem Pelapisan Menurut Sifatnya
Menurut sifatnya maka sistem pelapisan dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi :
1. sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
Didalam sistem ini perpindahan anggota masyarakt kepelapisan yagn lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa.
2. sistem pelapisan masyarakat yang terbuka
Didalam sistem ini setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke pelapisan yang ada dibawahnya atau naik ke pelapisan yang di atasnya.
Kesamaan Derajat
Cita-cita kesamaan derajat sejak dulu telah diidam-idamkan oleh manusia. Agama mengajarkan bahwa setiap manusia adalah sama. PBB juga mencita-citakan adanya kesamaan derajat. Terbukti dengan adanya universal Declaration of Human Right, yang lahir tahun 1948 menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melekat pada dirinya. Beberapa hak itu dimiliki tanpa perbedaan atas dasar bangsa, ras, agama atau kelamin, karena itu bersifat asasi serta universal.
Labels:
Ilmu Sosial Dasar,
Tugas
Langganan:
Postingan (Atom)











